Tampilkan postingan dengan label Tuban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tuban. Tampilkan semua postingan

Jika Anda berkunjung ke kelurahan Sidorejo tepatnya di dusun Karang kecamatan Tuban kabupaten Tuban tepatnya di jalan Karang Gambir, maka di kanan-kiri Anda akan melihat tanahliat yang berserakan di jalan. Tanah itu bukan untuk di biarkan saja tetapi tanah tersebut justru di sulap oleh penduduk menjadi sebuah kerajinan dari tanah liat atau sering disebut dengan istilah Gerabah. Proses pembuatan Gerabah ini memakan waktu cukup lama.Mulai dari pemanasan tanah liat oleh sinar matahari, pengahancuran tanah liat, kemudian pencampuran pasir dengan tanah liat. Kemudian tanah liat di lembutkan. Lalu tanah tersebut di bentuk, misalnya Coek,Pot Tanaman, dll.
Tahapnya bukan sampai disini doang lho, ternyata masih ada satu tahap lagi, yaitu tahap pembakaran. Setelah proses pembakaran selesai tanah liat yang sudah berubah bentuk itu di bersihkan kemudian dipasarkan.Dulu saya pernah konservasi disini dan saya bertanya Pak, kenapa usaha ini tidak dikembangkan secara luas? Ternyata usaha ini sudah dilakukan secara turun-temurun.Dan kata Bapaknya itu beliau tidak akan mengembangkan kerajinan ini
Label: |
Dulunya pantai Bom merupakan pantai yang sangat indah dan lautnya berwarna biru.Tapi sekarang pantai ini menjadi rusak parah. Pada jaman Kerajaan Majapahit pantai ini di gunakan sebagai pelabuhan, dan pelabuhan ini tidak pernah sepi dari aktifitas-aktifitas.
Namun sekarang pantai yang bekas pelabuhan ini menjadi rusak terutama karena arus air laut yang sering mengikis daratan di sekitarnya. Sekarang pun lautnya berubah menjadi keruh, dan batu-batu berserakan dilaut akibat dari Abrasi.
Pantai Bom ini juga di gunakan oleh para pedagang untuk mendirikan toko-toko dan rumah kecil yang kumuh di pinggiran pantai Bom, hal ini justru tambah merusak keindahan pantai Bom ini.Tetapi banyak orang yang mengunjunginya terutama pada saat matahari terbit dan tengtgelam. Saran saya terhadap pemerintah sebaiknya lokasi ini di benahi secara optimal agar bermanfaat bagi orang banyak atau tidak di buat sarana rekreasi.
Label: |
TUBAN - SURYA-Jalur utama pantai utara (Pantura) di kota Tuban khususnya di perempatan Jl M Yasin - Jl Gajahmada dan Jl Hayamwuruk - Jl Brawijaya, Minggu (17/5) siang, dipadati ratusan orang. Mereka menyaksikan pengendara sepeda motor, Ahmad Muin, 23, terjepit trailer selama dua jam.
Tontonan itu bukanlah atraksi, atau semacam pertunjukan ketangkasan. Peristiwa itu merupakan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan enam kendaraan sekaligus yakni trailer, truk gandeng, dua sedan, satu mobil katana dan sebuah sepeda motor.
Menurut beberapa saksi mata di lokasi kejadian, yang menjadi penyebab utama kecelakaan karambol ini adalah trailer bernopol L 5378 BU. Kendaraan itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur Jl M Yasin. Karena remnya blong, trailer yang dikemudikan oleh Zaenal Arifin Salik, 33, warga Jombang itu menabrak truk gandeng L 8025 US, mobil pickup S 9348 A dan Sedan nopol S 1079 H yang berhenti berjejer di depannya karena lampu merah.
“Truk gandeng yang ditabrak pertama langsung terguling. Sedangkan mobil pickup yang memuat pedel terseret di depan trailer. Sedan yang ada di depan juga ikut terpental ke arah selatan,” kata Winhadi, 36, tukang becak asal Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Tuban, yang melihat langsung kejadian ini. Winhadi menjadi salah satu saksi mata karena saat itu ia sedang ngetem di tempat itu.
Tak cukup sampai di sini. Dua kendaraan lainnya yang meluncur dari arah selatan (Jl Hayamwuruk) yakni mobil katana S 1639 D yang bermaksud belok ke arah timur (Jl M Yasin) diikuti sepeda motor jupiter Z nopol S 3635 HT yang dikemudikan oleh Ahmad Muin, juga ikut menjadi korban trailer. “Sepeda motor sampai tersangkut dibawah trailer. Sedangkan mobil katana terpental ke utara,” sambung lelaki bertubuh kecil ini.
Trailer yang melabrak sejumlah kendaraan itu baru berhenti persis di bawah traficklight pojok barat-selatan perempatan tersebut. Kondisinya juga rusak.Bodi depannya ringsek total tersangkut mobil pickup yang juga rusak parah. Trailer itu menghadap ke barat sedangkan pickup di depannya melintang menghadap ke utara.
Di bawah trailer, persis di belakang ban depan sebelah kiri terdapat Ahmad Muin yang sedang telungkup dengan kaki di tekuk ke atas. Warga Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Kota, itu terjepit ban trailer dan sepeda motornya yang juga remuk. Celana jins dan kaos wana biru yang dikenakan Muin tercabik-cabik karena terseret di jalan beraspal.
Melihat itu, warga yang berada di lokasi langsung mendekat dan berusaha menolong para korban. Sopir truk gandeng yang diketahui bernama Subeki, 27, dan keneknya Abdul Rokhim, keduanya warga Kesamben, Kecamatan Plumpang, Tuban, dan sopir trailer langsung dilarikan ke RSUD dr R Koesma Tuban. Sementara korban Muin masih terjepit di bawah trailer karena posisinya sulit dikeluarkan.
Petugas kepolisian yang sudah sampai di lokasi bersama sejumlah warga berusaha mengevakuasi Muin yang masih hidup meski terjepit di bawah trailer dengan luka di sekujur tubuhnya.
“Sabar mas, istighfar,” kata beberapa warga yang berusaha menolong korban.
Setelah berjuang sekitar dua jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi dengan cara menjebol trotoar setinggi 30 cm yang berada bersis di samping trailer. Sementara ratusan warga yang ingin tahu nasib Ahmad Muin masih bergerombol di lokasi. Meski bersyukur, mereka terheran-heran orang yang berada dibawah trailer itu bisa hidup.
“Ajaib, ini benar-benar mukjizat,” komentar seorang wanita sambil geleng-geleng kepala.
Setelah berhasil dievakuasi, pemuda yang keseharianya bekerja di bengkel membantu ayahnya itu langsung dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans yang sejak awal disiapkan oleh petugas. Mata Muin terbelalak dan mulutnya terus berkomat-kamit saat akan dimasukkan ke dalam ambulans.
Saat Surya mencoba bertanya kepadanya, anak kedua dari dua bersaudara ini hanya diam sambil melotot tanpa menjawab sepatah katapun.
Usai mengevakuasi korban, petugas melanjutkan evakuasi terhadap mobil trailer, pickup dan truk gandeng yang nongkrong di tengah perempatan jalan hingga menyebabkan macet panjang di jalur pantura di kota Tuban tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja kita kesulitan saat melakukan evakuasi terhadap korban pengendara sepeda motor yang terjepit dibawah trailer,” kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban Iptu Faqih di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan yang melibatkan enam kendaraan tersebut penyebab utamanya adalah trailer yang mengalami rem blong. “Di saat jalan turun, remnya blong dan menabrak kendaraan yang berjejer di depanya. Jadi, sementara diduga penyebab utamanya adalah trailer ini,” jelasnya lagi. st31

Sumber:Surya
Label: |

Batik Gedog salah satu produk unggulan Kabupaten Tuban, yang sudah melanggang ke mancanegara. Sentra industri di Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, sekitar 35 kilometer ke arah barat pusat kota, menawarkan satu bentuk wisata tersendiri. Sambil berburu batik gedog,pengunjung dapat melihat proses pembuatan tenun khas Tuban yang didominasi motif burung dan bunga yang masih sangat tradisional mulai pembuatan benang dari kapas, penenunan, hingga pembatikan.
Sekarang pembuatan Batik Gedok sudah mulai langka pembuatannya,sebab belum setiap orang bisa membuatnya.Untuk mengatasi agar Batik Gedok tidak punah maka pemerintah perlu mengadakan pelatihan pembuatan Batik Gedok.
Label: |

Lokasi yang terletak sekitar 5 km dari kota Tuban ini mempunyai sumber mata air yang sangat jernih. Sehingga selain sebagai sumber air minum juga dimanfaatkan sebagai lokasi pemandian dan arena berenang. Kolam renang Bektiharjo senantiasa bersih dilengkapi dengan papan loncat. Bagi pengunjung anak-anak juga terdapat kolam untuk anak yang agak dangkal. Penggantian air kolam dilakukan secara rutin dengan memompa sumber mata air yang ada tepat di sebelah kolam renang.

Hal lain yang sangat berbeda dari kolam renang kebanyakan adalah adanya komunitas kera jinak di sekitar lokasi pemandian. Kera-kera ini tidak mengganggu, kecuali bagi pengunjung yang membawa makanan agar dijaga dengan baik. Karena sering kali kera-kera yang kelihatan sangat pendiam dapat bergerak dengan sangat cepat untuk mengambil kue atau makanan kecil yang sedang dipegang, namun dalam tahun ke tahun kera-kera ini semakin berkurang karena banyak yang diambil oleh orang.Oya...katanya ada mitos pada bulan-bulan ini yaitu mencari tumbal sampai 14 orang.Satu hal lagi di sendang BektiHarjo ada banyak sekali ikan-ikan kecil dan ikan-ikan tersebut tidak boleh diambil seperti di Goa Ngerong.
Label: |

In Tuban there are many interesting places to visit.One of them is "Goa Akbar".There location of "Goa Akbar" not far from the centre of city.Exactly it is behind "Pasar Baru" Tuban.

The first thing we can see in "Goa Akbar' is a beautiful park which was built about some years ago.Of course, we must buy a ticket if we want to enter "Goa Akbar".In "Goa Akbar" we will be guidad by a tourist guide.

He/she will give us some information about "Goa Akbar" we can see many ornamental walls.The name of ornaments were taken from the history and the form of each part of the wall.For example: Sela Sardula.Sela in Indonesia means batu Sadula means harimau.It is the ornaments of "Goa Akbar" which looks like a tiger "Sela Turangga".Sela in Indonesia means batu Turangga means kuda.It is the ornaments of Goa Akbar which looks like a horse and there are many ornaments else that we can see in Goa Akbar such us, Pertapaan Andong Tumapak, Pendhapa Sangga Langity, Sendang Tirta Maya, Lorong Hawan Samudra,etc.

If you to know more about "Goa Akbar" please, come and visit it.
Label: |

Seiring dengan pertambahan tahun Tuban terus memperbaiki fasilitas,terutama pada jalan-jalan yang ada pada pusat kota.Hal ini bisa dilihat terutama pada jalan Pangsud dan veteran,dijalan ini di beri hiasan seperti bunga dlam pot yang besar,sehingga keadaan jalan bertambah asri.
Kemudian pada tahun ini pembangunan sudah mulai memasuki pedesaan yang terletak di selatan kota.jalan-jalan di desa sudah mulai banyak yang diaspal,terbukti pada daerah TegalAgung,Bejagung,Semanding.
Kalau di pusat kota trotoarnya di keramik,maka disepanjang jalan Hayam Wuruk trotoarnya sudah dimulai diperbaiki hingga ke daerah Semanding.
Label: |

Tuban is city that we stay for live, Tuban are smaal city.Location during north east java.Although smaal but Tuban is beautiful and clean city,because eache people always keep cleaning with throw rubbish into to the dustbin.
Beside those Tuban have some unique,and many people often called with a thousand of cave.Betwened Akbar cave,Ngerong cave,etc.Tuban have many mistery that until now people can'tsolve,one of them "Banyu Bejagung".Many tourism chosse Tuban for visited because Tuban is city of "wali" and Tuban have many wali there are Sunan Bonang,Sunan Bejagung,Sunan Asmorokondi,Sunan Nggesing.Other side Tuban have Panyuran beach that very beautiful & very wide.
In Tuban have many "Siwalan" there,Siwalan there can also for make special drink,drink of Natural Beverage(TOAK)In Tuban eache afternoon our can found people sitting around beside slide of street,her enjoyabel drink of Natural Beverage(TOAK)with waiting dark day
In Tuban our can meet with greating building.One of them GOR,PEMDA,Pendopo Kridho Manunggal and break because society can't keep bad tempiant and don't forget Tuban have a greates Mosque this name "Tuban Agung Mosque" & in front of Agung mosque ad town square and one again Tuban have Pariwisata Station & regency new valid those station.
Label: |
Gua putri asih terletak di daerah montong kabupaten tuban. Gua ini sangat indah sekali dan terletak ditengah hutan jati yang masih alami. Bila anda berkunjung ke kota Tuban maka jangan sampai lupa untuk menginjakan kaki di gua ini, karena pasti Anda akan menyesal. gua ini menyuguhkan panorama alami berupa gua dengan indahnya stalaktit dan stalakmit yang bermunculan dan bergelantung di dinding gua. Yang paling indah dari gua ini adalah ada sebuah stalaktit dan stalakmit yang sangat besar yang menyerupai dengan selendang putri, makannya gua itu disebut dengan sebutan gua putri asih. Bila anda tertarik untuk berkunjung kesana maka Anda bisa mengambil beberapa jalur alternatif yaitu bisa langsung dari kota Tuban menuju singgahan dan gua tersebut terletak antara montong dan singgahan, dan ini bisa di jangkau oleh berbagai transportasi darat.
Label: |